Warga sekitar Hotel Nikko Resort dan Spa, Kuta Selatan, Badung, termasuk karyawan setempat, Senin (25/6) kemarin digegerkan dengan penemuan mayat seorang turis berkebangsaan Jepang.
Mayat tersebut teridentifikasi bernama Keiji Wada (45) yang menginap di kamar nomor 103. Diduga, korban tewas setelah terjatuh dari lantai 10 hotel tersebut.
Penyebab jatuhnya korban hingga kini masih misterius dan polisi masih melakukan penyelidikan. Apakah bunuh diri, karena mabuk atau ada orang lain yang mendorong korban?
Menurut sumber Bali Post, ada tiga kemungkinan penyebab tewasnya korban. Pertama, korban sengaja bunuh diri karena stres dan loncat dari lantai 10 hotel itu. Kedua,
korban terjatuh diduga karena mabuk. Alasannya, setelah dilakukan olah TKP, polisi menemukan beberapa botol minuman keras, obat Jepang, Coca Cola dan masrum (jamur yang biasa digunakan untuk fly).
Sedangkan kemungkinan lain, korban sengaja didorong oleh orang lain hingga jatuh. Namun, dugaan itu sangat kecil, mengingat pintu kamar hotel bagian depan terkunci rapat.
''Satu kamar hotel memiliki dua pintu. Pintu utama dan pintu belakang (pintu untuk para tamu ke teras belakang). Pintu utama dalam keadaan terkunci, sedangkan pintu belakang terbuka,''
kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya.
Dikatakan, penemuan mayat korban yang check in tanggal 22 Juni 2007 dan check out 26 Juni 2007 ini, berlangsung sekitar pukul 08.00 wita.
Salah satu warga kaget setelah melihat tubuh manusia terkapar dalam kondisi mengenaskan di jurang dekat hotel. ''Korban jatuh dari lantai 10 diperkirakan pukul 05.00 wita,''ujarnya.